Cahaya Raudhah – Mendapat panggilan untuk berangkat ke Tanah Suci adalah impian setiap Muslim. Namun, sebelum Anda bisa bersimpuh di depan Ka’bah, ada satu “gerbang” administratif yang harus Anda lewati terlebih dahulu: Membuat Paspor.
Mungkin bagi sebagian orang, berurusan dengan kantor imigrasi terdengar membingungkan. “Duh, antreannya panjang nggak ya?” atau “Syaratnya apa saja sih kalau buat umroh?”. Tenang, di tahun 2026 ini, proses pembuatan paspor sudah jauh lebih modern dan digital.
Dalam artikel ini, kita akan bedah tuntas cara membuat paspor untuk umroh dengan gaya santai agar Anda tidak perlu bolak-balik karena salah dokumen.
Table of Contents
TogglePersiapan Dokumen: Jangan Ada yang Ketinggalan!

Langkah pertama dalam cara membuat paspor untuk umroh adalah menyiapkan “amunisi” dokumen. Pastikan semua dokumen asli dalam keadaan baik (tidak robek atau basah) karena petugas imigrasi akan memverifikasi keasliannya.
Dokumen Wajib:
- KTP Elektronik (e-KTP): Pastikan sudah ter-update dan tidak rusak.
- Kartu Keluarga (KK).
- Akta Kelahiran, Ijazah, atau Buku Nikah: Pilih salah satu yang mencantumkan nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan nama orang tua secara jelas.
- Surat Rekomendasi dari Travel Umroh & Kemenag: Ini adalah poin krusial. Sejak beberapa tahun terakhir, kebijakan ini sering dinamis, namun untuk paspor umroh, memiliki surat keterangan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) akan sangat membantu memperlancar proses.
Tips “Orang Dalam”: Pastikan penulisan nama di semua dokumen (KTP, KK, Ijazah) identik sampai ke titik komanya. Jika di KTP tertulis “Mohamad” tapi di Ijazah “Muhammad”, segera urus perbaikan dokumen atau minta surat keterangan beda nama di kelurahan. Ketidaksesuaian satu huruf saja bisa membuat permohonan Anda ditangguhkan!
Alur Pendaftaran: Eranya M-Paspor

Lupakan cara lama datang subuh-subuh untuk antre fisik. Sekarang, hampir semua kantor imigrasi menggunakan aplikasi M-Paspor.
- Unduh Aplikasi M-Paspor: Tersedia di Play Store maupun App Store.
- Registrasi Akun: Masukkan data diri sesuai KTP.
- Pilih Kantor Imigrasi: Pilih yang terdekat atau yang kuotanya masih tersedia.
- Upload Dokumen: Foto dokumen asli dengan pencahayaan yang terang agar terbaca sistem.
- Bayar di Muka: Setelah memilih jadwal, Anda akan mendapatkan kode bayar. Segera bayar via bank, m-banking, atau minimarket. Jika lewat waktu, jadwal Anda akan hangus.
Hari H di Kantor Imigrasi: Apa yang Harus Dilakukan?

Datanglah 30 menit sebelum jadwal yang Anda pilih. Kenakan pakaian yang rapi dan sopan (hindari warna putih agar tidak menyatu dengan latar belakang foto).
Tahapan Foto & Wawancara:
- Pengambilan Biometrik: Anda akan difoto dan diambil sidik jarinya.
- Wawancara Singkat: Petugas biasanya bertanya, “Mau ke mana?” atau “Dalam rangka apa?”. Jawablah dengan jujur: “Mau Umroh, Pak/Bu.”
- Cek Nama: Saat petugas menunjukkan layar monitor, cek kembali ejaan nama Anda. Pastikan tidak ada typo sebelum paspor dicetak.
Visual Check: Mengapa Penampilan Itu Penting?
- Gunakan Baju Berkerah: Agar terlihat formal dan profesional.
- Hindari Baju Warna Putih: Karena latar belakang foto paspor adalah putih, memakai baju putih akan membuat Anda terlihat seperti “kepala melayang”.
- Bagi Wanita Hijab: Gunakan warna hijab yang kontras dengan latar belakang (misal: biru tua, cokelat, atau hitam).
Biaya Pembuatan Paspor 2026
Banyak yang bertanya, pilih paspor biasa atau e-paspor?
- Paspor Biasa (48 Halaman): Sekitar Rp350.000,-. Cocok untuk Anda yang ingin hemat.
- E-Paspor (Paspor Elektronik): Sekitar Rp650.000,-. Kelebihannya, terdapat chip yang menyimpan data biometrik, lebih aman, dan lebih mudah melewati pintu otomatis (autogate) di bandara.
Tips “Orang Dalam”: Jika Anda berencana sering bepergian setelah umroh (misal ke Jepang), sangat disarankan mengambil E-Paspor. Pemilik E-Paspor mendapatkan fasilitas bebas visa (Visa Waiver) ke beberapa negara tertentu.
Menambahkan Nama (Endorsement) untuk Umroh?
Dulu, ada aturan nama di paspor untuk umroh harus terdiri dari 3 kata (misal: Ahmad Zaki Anwar). Namun, saat ini pemerintah Arab Saudi sudah lebih fleksibel. Meski begitu, banyak jamaah tetap memilih menambahkan nama di halaman Endorsement (halaman 4 atau 5) agar lebih tenang saat proses visa.
Caranya? Cukup bawa surat rekomendasi dari travel dan Kemenag saat wawancara, lalu sampaikan ke petugas bahwa Anda ingin menambahkan nama ayah di halaman belakang.
Mengapa Persiapan Paspor Harus Jauh-Jauh Hari?
Paspor adalah nyawa perjalanan Anda. Jangan mengurus paspor mepet dengan tanggal keberangkatan. Idealnya, paspor sudah di tangan 3-4 bulan sebelum keberangkatan. Kenapa?
- Proses Visa: Pihak travel membutuhkan data paspor Anda untuk pengajuan visa umroh.
- Tiket Pesawat: Nama di paspor harus sama persis dengan di tiket pesawat.
- Antisipasi Kendala: Jika ada kesalahan cetak, Anda masih punya waktu untuk memperbaikinya.
Tips “Orang Dalam” untuk Jamaah Lansia
Jika Anda membantu mengurus paspor untuk orang tua yang sudah sepuh:
- Gunakan Jalur Prioritas: Hampir semua kantor imigrasi menyediakan jalur khusus untuk lansia (di atas 60 tahun), ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Anda biasanya tidak perlu antre lewat M-Paspor dengan cara yang sama seperti pemohon umum.
- Bawa Kursi Roda Sendiri: Jika orang tua kesulitan berjalan jauh, meskipun kantor imigrasi biasanya menyediakan, membawa sendiri akan lebih nyaman.
Penutup: Langkah Awal Menuju Baitullah
Membuat paspor hanyalah langkah kecil dari perjalanan spiritual besar Anda. Dengan mengikuti panduan cara membuat paspor untuk umroh di atas, satu beban administratif Anda sudah terangkat. Fokuslah pada persiapan fisik dan mental agar ibadah di tanah suci nanti berjalan maksimal.
Setelah urusan paspor selesai, langkah berikutnya adalah memilih mitra perjalanan yang tepat. Anda tentu tidak ingin ibadah yang suci ini terganggu oleh masalah teknis seperti hotel yang jauh atau jadwal yang berantakan, bukan?
Rekomendasi Penyelenggara Umroh Terpercaya
Untuk Anda yang mendambakan perjalanan yang khusyuk, aman, dan nyaman, kami merekomendasikan Cahaya Raudhah.
Sebagai penyelenggara perjalanan Haji dan Umroh dengan Akreditasi A (Sangat Baik), Cahaya Raudhah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik mulai dari bimbingan manasik yang mendalam, hotel yang dekat dengan masjid, hingga pendampingan mutawwif yang berpengalaman.
Mengapa Memilih Cahaya Raudhah?
- Izin Resmi: Terdaftar di Kemenag RI sebagai PPIU resmi.
- Kepastian Jadwal: Berangkat sesuai tanggal yang dijanjikan.
- Transparan: Tidak ada biaya tersembunyi.
Wujudkan mimpi Anda beribadah di tanah suci bersama keluarga. Segera konsultasikan rencana perjalanan Anda dan biarkan Cahaya Raudhah yang mengurus detail teknisnya, sementara Anda fokus mempersiapkan hati.











